KORAN LINGGAU.COM - All Post

03 April 2017

Lama menghilang vicky, muncul cuitan nikah dibulan mei



Rumor hubungan presenter Vicky Prasetyo dengan artis cantik Femmy Permatasari mencuat ke sosial media.

Sebuah unggahan screenshot percakapan mesra mereka diunggah oleh sebuah akun gosip @ratu_nyinyir pada Minggu, (02/04/2017).

Dalam unggahan tersebut tampak percakapan Direct Message (DM) Vicky dan Femmy.

Bahkan Vicky mengajak Femmy ke pelaminan.

Femmy pun juga mengiyakan dan meminta sebuah pesta di Bali.

Vicky merencanakan pernikahan tersebut akan dilaksanakan bulan Mei nanti.

"Setingankah?" tulis akun @ratu_nyinyir dalam unggahan tersebut.

Percakapan Vicky Prasetyo dengan Femmy Permatasari. (INSTAGRAM)

Netizen yang melihat postingan tersebut langsung memberikan beragam komentar.

"Settingaaan bgt....femmi mna mau ma tipe si Vicky..." ujar akun @renni_susantie.

"Settingan buat kudeta karaoke kali, tante femmy kan suka nutupin wajah pacarnya pake sticker ga terang2 an gini (emoji)," komentar akun @update271.

Akun @l.dee86 juga berkomentar, "ini mah buat Opening KUDETA karaoke... join usaha brg kayaknya.... sgaja di up biar rame dl."

Kebanyakan netter tak percaya dan hanya menganggap hal tersebut settingan belaka untuk strategi promosi tempat karaoke yang baru dibuka Vicky dan Femmy.

Beberapa hari lalu, Femmy mengunggah fotonya di akun instagram pribadinya @femmypermatasari, (30/03/2017).

"Meeting meeting meeting....

#GrandOpeningKUDETA Karoke

#pilkadajakarta ke2," tulis Femmy dalam postingan tersebut.


Vicky Prasetyo dan Femmy Permatasari

Rupanya wanita kelahiran 6 Desember 1973 ini memang tengah mencoba peruntungan terjun ke dunia bisnis, setalah lama vakum di industri hiburan.

Dirinya pun memilih untuk menjalankan bisnis karaoke bersama Vicky Prasetyo.
Bisnis karaoke tersebut bernama Kudeta yang baru Grand Opening 30 Maret lalu

Langkah mudah menampung air hujan



Memasuki musim kemarau, masalah utama yang kerap kali muncul adalah terbatasnya ketersediaan air bersih. Berbagai upaya telah dilakukan untuk mengatasi hal ini, diantaranya yaitu “memanen” air hujan secara sederhana yang biasa disebut dengan(RWH).Rain Water Harvesting

Fasilitas RWH ini juga bisa diterapkan untuk kawasan perumahan dengan penyesuaian tertentu seperti ukuran tangki dan sistem penyaluran ataupun distribusi air yang terkoordinasi. Sistem ini tentu saja ramah lingkungan dan bisa memotivasi masyarakat untuk senantiasa memperoleh air bersih dengan cara yang mudah dan dikerjakan secara gotong royong. Berikut adalah sistem kerja sederhana fasilitas RWH.

Air hujan yang jatuh ke atap bangunan ditampung melalui talang di sepanjang tepi atap, kemudian disalurkan melalui pipa ke tangki di halaman belakang. Tangki tersebut berfungsi membersihkan air dari daun, ranting, dan kotoran lain yang terbawa oleh hujan.Air dialirkan ke tangki pertama yang berfungsi menyaring air hujan yang turun selama 10 menit pertama atau biasa disebut first flush. Air tersebut biasanya mengandung lebih banyak polusi dan kotoran sehingga harus diolah secara khusus.Kemudian, air dimasukkan ke tangki kedua yang berukuran 10 m x 3 m x 2 m, di dalamnya terdapat dua buah bak terpisah dengan fungsi yang berbeda. Bak pertama untuk proses penyaringan atau filterisasi, berisi lapisan zeolit setebal 4 cm, ijuk, dan karbon aktif untuk membersihkan air hujan dari kotoran halus. Bahan-bahan tersebut ditempatkan pada satu nampan (tray) agar mudah untuk diangkat dan diganti setiap enam bulan sekali. Selanjutnya, bak kedua untuk menyimpan air yang sudah bersih dan siap digunakan kapan saja dibutuhkan.Terakhir, air bersih didistribusikan ke tempat cuci tangan dan toilet serta dialirkan ke toren di lantai dua dengan menggunakan pompa air.
 Ukuran tangki untuk filterisasi dan penyimpanan air hujan berbeda-beda bergantung pada ketersediaan lahan dan kebutuhan air. Tertarik mencoba? Mari memanen air hujan

02 April 2017

Cara gampang buat hidroponik pemula


Bagi pemula yang tertarik untuk mulai bercocok tanam secara hidroponik, ada baiknya memulai dari yang paling mudah dulu. Mengingat hidroponik adalah bercocok tanam tanpa menggunakan tanah, melainkan lebih banyak air, nutrisi, dan oksigen, ada beberapa prosedur yang harus dilalui dan tidak seperti cara bercocok tanam yang biasa. Selain air, bahan-bahan lain yang juga dapat digunakan adalah kerikil, pecahan genting rumah, pasir, pecahan batu ambang, dan masih banyak lagi. Bila Anda ingin mengumpulkan nutrisi dan unsur-unsur hara lainnya agar tanaman tumbuh dengan sehat dan segar, larutkanlah air dengan pupuk organik, bukan pestisida atau herbisida yang berbahaya bagi hasil tanaman dan manusia. Bagaimana cara mencampur organik? Menurut website Tips Berkebun (dari http://www.tipsberkebun.com/tips-berkebun-hidroponik-secara-sederhana.html), campurkan garam mineral dengan formula yang sudah ditentukan. Setelah itu, barulah Anda bisa mulai fokus kepada cara membuat hidroponik sederhana. 





Lalu, bagaimanakah cara membuat hidroponik sederhana? Alat-alat dan bahan-bahan yang diperlukan adalah:
1.    Baki untuk menyemai.
2.    Jerigen.
3.    Wadah atau pot plastik.
4.    Penyemprot tangan atau hand sprayer.
5.    Kompor dan penangkas air.
6.    Timbangan OHAUS/neraca laboratorium.
7.    Pipa paralon berdiameter setengah 1,5 cm x 20 cm.
8.    Ember.
9.   Jenis tanaman yang dipilih.
10.    Bahan-bahan porus.

Setelah semuanya tersedia, inilah cara membuat hidroponik sederhana:
1.    Sterilkan pasir yang sudah diayak. Caranya? Cuci dengan air bersih berulang-ulang, lalu rendamlah di air mendidih sekitar sejam.
2.    Cuci baki dan isilah dengan pasir tadi sekitar 4 cm. Jangan lupa lubangi alas baki.
3.    Siram baki dengan air bersih dan tunggulah hingga kelebihan air terbuang.
4.    Tabur biji-biji tanaman di atas pasir, sebisa mungkin berikan jarak.
5.    Jaga agar pasir tidak kekeringan. Gunakan hand sprayer untuk tetap melembapkan pasir atau tutuplah baki dengan kaca.
6.    Pindahkan bibit-bibit tadi ke dalam tempat permanen atau persemaian kedua setelah sekitar dua hingga empat daun tumbuh. Jika ingin langsung ke tempat penanaman hidroponik, bersihkan pasir yang menempel pada akar tanaman.

Cara memperoleh tanaman dari bibit yang tersedia adalah:
1.    Sediakan lembaran surat kabar di atas meja sebagai alas.
2.    Ambil pot isi tanaman dan letakkan satu tangan Anda di atas tanah dalam pot. Letakkan tanaman di antara telunjuk dan jari tengah dengan hati-hati.
3.    Pegang dasar pot saat membalikkannya pelan-pelan, lalu keluarkan tanaman beserta akar-akarnya dengan hati-hati.
4.    Bila tanaman susah lepas, benturkan pot pelan-pelan atau koreklah permukaan dalam bagian atas pot dengan pisau tumpul.
5.    Jika sudah berhasil, peganglah tanaman masih dengan dua jari sambil membersihkan sisa tanah yang melekat. Lakukanlah dengan hati-hati.
Tidak sulit, bukan? Selamat mencoba, ya.

Sumber:
http://www.tipsberkebun.com/tips-berkebun-hidroponik-secara-sederhana.html
http://www.azzamrumahherbal.com/hidroponik/227-cara-bertanam-hidroponik-bagi-pemula.html
http://belajarberkebun.com/cara-menanam-tanaman-hidroponik-sederhana.html

Laut sulu perairan paling berbahaya didunia

Biro Maritim Internasional, IMB, mengatakan serangan bajak laut atas kapal-kapal di dunia berada pada titik terendah, tapi satu perairan di kawasan Asia Tenggara yang tidak konsisten dengan tren tersebut, kata pakar keamanan maritim Swee Lean Collin Koh.

Kapal-kapal yang berlayar di kawasan perairan Filipina mendapat kawalan dari Angkatan Laut Filipina.

Serangan bajak laut, penculikan serta pembayaran uang tebusan di perairan lepas pantai Somalia sempat mendominasi pemberitaan di media-media seluruh dunia.

Pada tahun 2011 -yang merupakan puncak krisis penculikan- tercatat 237 insiden bajak laut yang dilaporkan terjadi di kawasan lepas pantai Somalia.

Bagaimanapun, sejak saat itu aksi pembajakan turun secara signifikan di lepas pantai Afrika, meski baru-baru ini terjadi serangan perompak terhadap sebuah kapal tanker berbendera Komoro dan satu kejadian yang dilaporkan pada kuartal ketiga tahun lalu.

Sementara itu di Asia, serangan bajak laut dan insiden perompakan, termasuk kasus penyedotan bahan bakar minyak, berkurang separuh di tahun 2015-2016, karena langkah-langkah yang dilakukan oleh dua pihak, yaitu pemerintah dan pihak perusahaan kapal.

Tapi ada satu bentangan kecil perairan di Asia Tenggara yang berpotensi menjadi salah satu kawasan yang paling berisiko di dunia maritim.

Hak atas fotoWESMINCOM

Image captionKelompok militan Abu Sayyaf menculik dan membunuh para pelaut, termasuk kapal yang terombang-ambing di Laut Sulu.

Hanya sedikit orang yang pernah mendengar soal kawasan yang masih jarang menjadi berita utama, jika dibandingkan dengan Selat Malaka. Namun Laut Sulu-Sulawesi, yang mencakup perairan sekitar Indonesia, di bagian timur Sabah, Malaysia dan Filipina, menjadi kawasan yang mengkhawatirkan.

Sejak bulan Maret 2016, serentetan peristiwa penculikan dengan permintaan uang tebusan dilaporkan terjadi di sana dan di perairan timur Sabah.

Serangan-serangan yang terjadi di sana seringkali dikaitkan dengan kelompok militan Abu Sayyaf yang beroperasi di bagian selatan Filipina, meskipun beberapa insiden perompakan tampaknya dilakukan oleh kelompok-kelompok kriminal biasa.
Moratorium pengiriman batu bara
Yang mengkhawatirkan adalah modus operandi mereka yang terus berkembang.

Awalnya, mereka menyasar kapal-kapal yang bergerak lambat, seperti kapal tunda (biasanya penarik tongkang yang sarat dengan muatan batubara yang berlayar dari Indonesia ke Filipina selatan) dan kapal-kapal pukat ikan.

Namun, mereka kini menjadi semakin berani dengan berupaya menyerang kapal-kapal besar di kawasan tersebut.

Di antaranya adalah, kapal bermuatan berat berbendera Korea Selatan yang diserang di perairan Filipina selatan pada Oktober 2016.

Image captionDengan ribuan pulau dan jalur pelayaran yang sibuk, wilayah ini menjadi sasaran empuk para perompak untuk menjarah muatan kapal.

Indonesia, Malaysia dan Filipina telah mengadakan serangkaian pertemuan tingkat tinggi dan mengeluarkan pernyataan bersama soal keamanan di Laut Sulu dalam kesepakatan yang disebut Trilateral Co-operative Arrangement (TCA).

Ada empat hal yang telah disepakati oleh tiga menteri luar negeri dalam kesepakatan yang dibuat pada Mei 2016, namun sejauh ini belum ada kemajuan berarti seperti yang diharapkan, meski sudah ada patroli bersama di Selat Malaka.

Pemerintah Indonesia yang memprakarsai proposal ini dan terus mendorong pelaksanaan kesepakatan TCA, mengingat banyaknya orang-orang Indonesia yang menjadi korban penculikan dengan meminta uang tebusan.

Tapi kekecewaan Indonesia atas lambannya perkembangan dari kesepakatan membuat pemerintah Jakarta memberlakukan moratorium pengiriman batubara ke Filipina. Moratorium ini akan diperpanjang ‘sampai ada jaminan keamanan dari pemerintah Filipina’.

Kedua negara lantas membuat kesepakatan -berdasarkan pakta perbatasan 1975- yang memungkinkan militer Indonesia melakukan ‘pengejaran’ ke wilayah Filipina.

Pernyataan bersama ini ditindaklanjuti dengan mengupayakan berbagai langkah seperti patroli laut yang terkoordinasi dan mengupayakan keselamatan kapal-kapal yang melintas di perairan Laut Sulu- Sulawesi lewat koridor transit yang aman.

Ancaman yang muncul dari kelompok yang menamakan diri sebagai Negara Islam (ISIS) membuat tiga negara bergerak cepat membuat kesepakatan untuk mendirikan pos komando di Bongao di Filipina, Tawau di Malaysia dan Tarakan di Indonesia.

Patroli laut bersama

Penyelesaian sementara dilakukan oleh ketiga negara itu. Contohnya, Indonesia dan Filipina telah menerapkan patroli laut bersama yang berlangsung dua kali setahun.

Setelah terjadi serangkaian serangan terhadap kapal penangkap ikan Malaysia Timur yang diawaki oleh orang Indonesia akhir tahun lalu, pemerintah Indonesia meminta jaminan keamanan dari pemerintah negara bagian Sabah untuk melindungi sekitar 6.000 awak kapal Indonesia yang bekerja di perairan Malaysia.

Presiden Filipina, Rodrigo Duterte, pun turut berkomentar soal lambannya kemajuan dalam TCA dan mengatakan, “Malaysia, Indonesia dan Filipina (harus) membicarakan hal ini secara tuntas, untuk menghasilkan solusi.”

“Ada kebutuhan bagi kita…untuk membicarakan hal ini dengan serius dan menghentikannya karena bagaimanapun serangan ini telah melumpuhkan perdagangan di kawasan tersebut,” tambahnya.

Kapal-kapal internasional telah menghindari Wilayah Otonomi Muslim di Mindanao akibat berbagai serangan tersebut, padahal wilayah Filipina tersebut sangat membutuhkan investasi asing.

Pada bulan Desember, pasukan keamanan Malaysia terlibat kontak senjata untuk pertama kalinya dengan kelompok bersenjata Filipina di perairan Semporna, yang menewaskan tiga orang sementara tiga orang lainnya tertangkap.

Sepertinya insiden ini menjadi pemicu, karena pada akhir bulan itu, Malaysia kemudian menyatakan bahwa mereka dalam tahap akhir diskusi dengan pemerintah Indonesia dan Filipina.
Perlu komitmen
Namun, beberapa serangan baru pada 2017 ini -yang terjadi pada kapal penangkap ikan asal Sabah dan Vietnam- menunjukkan bahwa tindakan lebih lanjut mendesak diperlukan jadi bukan semata pembicaraan.
Filipina meminta Cina dan Amerika Serikat untuk berpartisipasi dalam keamanan maritim di perairan internasional di kawasan tersebut.
Pada bulan Maret, Indonesia, Malaysia dan Filipina akhirnya sepakat untuk mulai berpatroli di wilayah tempat kapal-kapal melintas yang membuat para pengusaha kapal bisa menarik napas lega.

Hak atas fotoAFP

Image captionSejumlah negara di kawasan ini sudah lama melakukan kerjasama militer dalam mengatasi masalah pembajakan di laut, namun belum bisa menuntaskan masalah yang ada.
Meski begitu, agar kesepakatan soal keamanan maritim ini bisa berjalan dengan baik, maka tiga negara tersebut harus bisa mempertahankan komitmen mereka dan mengesampingkan kepentingan politik – eperti isu pengakuan kedaulatan antara Malaysia dan Filipina soal Sabah.
Presiden Duterte sudah menegaskan bahwa pemerintahannya ‘akan mempertahankan klaim mereka’.
Jika kesepakatan TCA ini berhasil maka Indonesia, Malaysia dan Filipina bukan hanya membuktikan kepada masyarakat internasional bahwa Laut Sulu Sulawesi bukanlah ‘Somalia baru’, tetapi juga menunjukkan kemampuan dalam menyelesaikan kepentingan politik dan diplomatik untuk menyatukan kekuatan dalam menghadapi ancaman bersama. (bbc.com/hp

01 April 2017

Kisah pejuang sarjana wajib kita tiru


Mengeluh, mengeluh dan mengeluh bahkan cenderung lebih suka meminta sebuah kehidupan yang layak untuknya. Hal tersebut di masa kini seolah sudah jadi mental bagi sebagian kalangan. Khususnya disaat lapangan pekerjaan sulit di dapatkan dan harga-harga kebutuhan pokok melonjak.

Kebanyakan orang memang seperti hobi mengeluh bahkan menyalahkan orang lain atas apa yang dia alami dalam hidupnya ketimbang berkaca pada diri sendiri untuk menyadari apa yang salah. Atau bahkan menyalahkan nasib “kenapa saya harus dilahirkan di keluarga miskin?!”.
Itulah fakta yang terjadi bagi sebagian masyarakat tanah air. Namun dibalik orang-orang yang tahunya Cuma mengeluh tentu ada pula orang-orang yang berjuang demi hidupnya yang lebih baik. Seperti pada kisah 4 anak muda yang berjuang demi bisa meraih gelar sarjana. Tentu kisah para pejuang Sarjana wajib kita tiru, seperti apa kisahnya?

Kisah Brenda yang Rela Jadi Buruh dan Sopir Angkot Demi Jadi Sarjana

Dari parasnya Brenda Trivena Grace Salea sangat layak untuk jadi artis. Pasalnya Brenda punya paras yang sangat menawan hati. Namun karena nasib dia justru lebih dikenal sebagai supir angkot dan buruh bangunan.

Ya, seperti itulah Brenda. Dia rela bekerja sebagai supir angkot dan buruh bangunan demi membantu kehidupan keluarganya dan biaya kuliah. Bahkan jangan salah meski punya paras cantik dia juga piawai dalam mengangkat 3 dus air mineral di punggungnya. Untuk kalian yang tahunya Cuma mengeluh “gak malu sama cewek cantik ini?”.

Kisah Wahyudin Si Pemulung yang Sampai S2

Apa yang pertama kali terlintas saat melihat seorang bocah kecil yang justru terbiasa dengan sampah? Pasti memprihatinkan bukan? Seperti itulah kisah hidup pejuang Sarjana yang satu ini.

Sejak kecil pria bernama Wahyudin sudah menjadi seorang pemulung demi membantu orangtuanya yang merupakan petani. Tapi jangan salah, perjuangannya melawan bau busuk dan teriknya matahari bahkan sampai ejekan dari teman-temannya terbayar. Bahkan sekarang dia sudah menempuh kuliah S2.

Kisah Dodi yang Jadi Office Boy Sebelum Masuk Kelas

Berangkat sejak subuh demi membersihkan sampah, menyapu dan mengepel lantai sampai merapihkan bangku dilakoninya sebelum ia sendiri berada di kelas untuk kuliah.

Dodi itulah namanya seorang Sarjana Administrasi Keuangan di Universitas Padjajaran yang bekerja sambilan sebagai seorang office boy demi gelarnya. Tentu sebuah perjuangan yang tidak mudah, apalagi melihat kebanyakan anak muda yang justru berusaha hidup parlente.

Kisah Asnawi yang Lulus dari Hasil Jual Gorengannya

Kemauan yang keras dan tidak kenal lelah, seperti itulah sosok Asnawi dikenal oleh teman-temannya. Bukan seorang mahasiswa yang cengeng bahkan mengeluh karena bajunya sudah kusut dan malu untuk masuk kuliah.

Sejak tahun 2006 Asnawi memutuskan untuk membantu orangtuanya dengan membiayai kuliahnya sendiri. Sejak subuh Asnawi sudah memulai aktivitasnya untuk mencari bahan demi berjualan gorengan. Di pagi harinya Asnawi masuk kelas dan di siang hari sampai malam dia berjualan gorengan. Tapi hasilnya dia bisa merengkuh gelar Sarjana dari hasil keringat sendiri.

Kita tentu tidak bisa menyalahkan nasib apalagi sampai menyalahkan orang lain saat hidup yang kita jalani tidak nyaman dari segi materi. Tapi Tuhan memberikan kita hidup seperti itu karena Tuhan tahu kita bisa menjalaninya, yaitu dengan berusaha dan bekerja keras. Bukannya Cuma duduk diam sambil menunggu bantuan dan terus mengeluh.

Wanita mesir yang lebih cantik dari cleopatra


Ketika membicarakan wanita cantik zaman Mesir kuno, kebanyakan orang akan teringat pada sosok Cleopatra. Namun, rupanya ada satu sosok lagi yang kecantikannya dikatakan melebihi Cleopatra. Dia adalah Nefertiti.

Nggak hanya cantik, Nefertiti sendiri juga bisa dianggap sebagai wanita paling berkuasa di masa Mesir kuno. Alasannya apalagi kalau bukan karena selain menjadi ratu, Nefertiti juga pernah memimpin Mesir alias jadi seorang Firaun. Di masanya, Mesir mengalami kemajuan yang cukup bagus terutama di bidang ekonomi dan sosial.

Nefertiti (Ancientexplorers)

Seperti disebutkan di atas, sosok Nefertiti dikatakan memiliki kecantikan yang melebihi Cleopatra. Dilansir jadiBerita dari berbagai sumber, menurut beberapa cerita, fisik Nefertiti ini sempurna, belum lagi wajahnya yang dianggap orang-orang dulu seperti titisan dewi.

Cantiknya Nefertiti juga dilambangkan dari namanya sendiri. Ya, Nefertiti ini memiliki arti Wanita Cantik Aten. Aten sendiri adalah semacam nama Tuhan dari orang-orang Mesir zaman dulu. Diberi nama sedemikian tinggi, sudah pasti Nefertiti memang cantik. Nama Nefertiti sendiri diberikan oleh Akhenaten, seorang Firaun yang juga suaminya. Nama itu sendiri jadi bukti kekaguman Akhenaten akan kecantikan istrinya.

Nefertiti juga dianggap sosok yang sangat hebat. Begitu banyak hal yang dilakukannya, entah ketika semasa menjadi ratu dari Akhenaten, atau ketika ia menjabat Firaun sepeninggal suaminya. Ketika masih jadi Ratu, Nefertiti dan Akhenaten sukses membawa banyak perubahan. Mulai dari mengubah pandangan keagamaan orang-orang Mesir sampai mengganti ibukota. Ia memang hanya ratu ketika itu, tapi kuasanya sangat besar.

Akhenaten dan Nefertiti (YouTube)

Nefertiti dan Akhenaten bisa dibilang merupakan pasangan raja dan ratu terhebat Mesir. Di bawah keduanya, negerinya sungai Nil ini meraih kejayaannya. Sayangnya, meskipun jadi pasangan terbaik, Akhenaten katanya tak benar-benar puas akan Nefertiti. Alasannya tak lain karena Nefertiti tak sanggup memberikannya seorang putra.

Akhenaten yang merasa butuh penerus akhirnya mengawini adiknya sendiri dan akhirnya melahirkan Tutankhamun. Tutankhamun sejak kecil berada di pengawasan Nefertiti dan hebatnya tak sekalipun si ratu cantik ini dendam. Padahal secara nggak langsung Akhenaten jelas sudah menyelingkuhinya.

Akhenaten (Imgur)

Berbagai kisah telah menyebutkan akan eksistensi dari Nefertiti ini. Namun, yang aneh, muminya begitu sulit untuk ditemukan. Padahal sebagai tokoh besar dan bahkan pernah menjadi Firaun, seharusnya makam Nefertiti ada di bagian paling besar di antara makam para raja-raja. Namun, sayangnya Nefertiti tak pernah ditemukan di sana.

Mumi (National Geographic)

Selain itu, kematian Nefertiti juga bisa dibilang misterius. Ada dua teori terkait kematian Nefertiti. Pertama, anggapan Nefertiti meninggal karena terkena wabah. Dulu memang pernah terjadi semacam wabah mematikan di Mesir, dan mungkin saja ratu menjadi salah satu korbannya.

Teori berikutnya mengatakan Nefertiti meninggal lantaran sakit biasa. Jadi, setelah menjabat Firaun untuk beberapa waktu, kemudian Nefertiti pun mundur dari jabatannya dan hidup damai. Kemudian sepanjang masa tuanya ini Nefertiti pun meninggal. Soal waktu meninggalnya, masih belum diketahui juga kapan tepatnya sang ratu ini menghembuskan napas terakhirnya.

Nefertiti (Mercy2908)

Meski demikian, tak bisa dipungkiri jika selain Cleopatra, Mesir kuno juga memiliki satu sosok yang kecantikannya terbilang luar biasa, yaitu Nefertiti

7 nama asli penyanyi dangdut yang beda jauh bingit



Sebagai seorang penyanyi dangdut, biasanya mereka memiliki nama panggung.

Salah satu fungsi nama panggung adalah agar mudah dikenal.

Banyak sekali penyanyi dangdut Indonesia yang memiliki nama panggung.

Bahkan nama panggung mereka sangat jauh dengan nama asli mereka.

Terbukti, nama panggung mereka lebih dikenal dari pada nama aslinya.

Para pedangdut ini juga terbilang sukses di pasaran dan dikenal luas masyarakat.

Berikut tim TribunStyle.com beri daftar tujuh nama asli pedangdut yang bakal bikin kalian melongo.

1. Iis Dahlia bernama asli Iis Laeliyah

instagram.com/isdadahlia

Pedangdut dengan ciri khas berkumis tipis ini, masih aktif di dunia perdangdutan hingga saat ini.

Eksistensinya masih bertahan dan namanya begitu melekat, ditambah parasnya yang cantik dan awet muda.

Iis Dahlia saat ini masih aktif menjadi juri ajang pencaharian bakat dangdut D'Academy Indosiar.

2. Cici Paramida bernama asli Hamidah Idham

instagram.com/cici_faramida

Cici Paramida terkenal dengan lagu Wulan Merindu dengan tarian tangan yang ngehits pada masanya.

Cici Paramida juga merupakan kakak dari pemenang KDI tahun 2004 yaitu Siti Rahmawati.

3. Evie Tamala bernam asli Cucu Suryaningsih

Evie Tamala
Pedangdut Evie Tamala ini ngehits bareng Iis Dahlia, Cici Paramida dan Ikke Nurjanah.

Lagu yang hits milik Evie adalah Selamat Malam, Cinta Ketok Magic dan Dokter Cinta.

Kalian generasi 90-an pasti familiar dengan lagu-lagunya.

4. Ikke Nurjanah bernam asli Hartini Erpi Nirjanah


Ikke Nurjanah juga masih eksis hingga saat ini.

Sosoknya juga awet muda, lho.

Nggak kalah sama Iis Dahlia.

Malahan ia tampak lebih muda dari sebelumnya, padahal usianya sudah 42 tahun.

Lagu-lagu Ikke Nurjanah ini juga banyak yang hits di tahun 90-an, seperti Sun Sing Suwe, Terlena dan Memandangmu.

5. Inul Daratista bernam asli Ainur Rokhimah

Inul Daratista (inul.d)

Penyanyi Inul Daratista terkenal berkat goyangan ngebornya.

Saat ini ia menjadi salah satu pedangdut yang sukses dankaya raya.

lagu-lagunya pun ngehits, misalnya Buaya Buntung.

6. Jenita Janet bernam asli Jeni Juliana

instagram.com/jenitajanet

Jenita Janet dikenal luas dengan lagunya yang berjudul Di Reject.

Selain itu, ciri khasnya adalah ia selalu memakai wig di setiap penampilannya.

7. Zaskia Gotix bernam asli Surkianih

instagram.com/zaskia_gotix

Zaskia Gotix terkenal dengan lagunya Satu Jam Saja.

Sama dengan Inul, ia juga memiliki goyangan khas.

Goyangan khasnya adalah menggoyang-goyangkan pinggulnya mitip bebek berjalan

Ini kapal perang buatan indonesia,pesanan filipina


Jakarta, PT PAL Indonesia sedang terbelit masalah. Direktur Utama PT PAL, M Firmansyah Arifin, ditetapkan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai tersangka dugaan suap dalam proyek dua kapal perang pesanan Filipina.

Firmansyah tak sendiri, KPK juga menetapkan tersangka lainnya yaitu Saiful Anwar, Direktur Keuangan dan Teknologi PT PAL Indonesia, dan Arief Cahyana,GM Treasury PT PAL Indonesia. Selain itu, KPK menetapkan seorang perantara suap yang diinisialkan sebagai AN.

Lantas, seperti apa kapal perang pesanan Filipina itu? PT PAL Indonesia (Persero) memperoleh pesanan 2 unit kapal perang jenis Strategic Sealift Vessel (SSV) dari militer Filipina. Proyek ini dimulai pada 2014.

Kapal perang pesanan Filipina buatan PT PAL Foto: Pool

Kapal perang ini memiliki panjang 123 meter, lebar 21,5 meter, dan bobot 10.300 ton dengan berat yang bisa diangkut atau Gross Register Tonnage (GRT) sebesar 7.400 ton.

Kapal SSV memiliki kecepatan 16 knot dengan endurance (ketahanan berlayar tanpa mengisi BBM) selama 3 hari. Selain itu, bisa mengangkut 500 pasukan dan 121 penumpang, 20 tank tempur, dan 2 helikopter.

Kapal perang pesanan Filipina buatan PT PAL Foto: Pool

Kapal SSV pesanan The Departement of National Defence Armed Forces of The Philippines ini dilengkapi dengan meriam kaliber 76. Ekspor perdana kapal perang dengan nomor BRP TARLAC (LD-601), dilakukan dari dok perkapalan PT PAL Indonesia, Tanjung Perak, Surabaya, pada 8 Mei 2016.

Sedangkan Kapal SSV pesanan, akan dikirim ke Filipina bulan ini. PT PAL menggarap dua proyek kapal perang ini dengan nilai kontrak US$ 90 juta atau sekitar Rp 1,1 triliun.

Kapal perang pesanan Filipina buatan PT PAL Foto: Pool

Sejarah dibalik monopoli terungkap


boredomtherapy.com

Selama lebih dari satu abad, Monopoli sudah ada dan jadi permainan papan permainan paling populer di dunia.

Meskipun baru populer setelah Parker Brothers merilisnya pada tahun 1930-an, game sukses ini sebenarnya diciptakan oleh seorang wanita bernama Elizabeth Magie.

Awalnya, monopoli dijuluki sebagai “permainan pemilik lahan.”

Magie atau Parker Brothers tidak mengira jika permainan ini memainkan peran penting bagi tentara dalam Perang Dunia Kedua.

boredomtherapy.com

Monopoli juga dimainkan tawanan perang Inggris di kamp-kamp penjara Jerman.

Jadi, apa tujuan para prajurit perang memainkan permainan terkenal ini?

Permainan papan Monopoli menjadi salah satu bentuk permainan paling populer sepanjang masa.

Tapi, cara intelijen Inggris menggunakannya selama Perang Dunia II benar-benar luar biasa.

boredomtherapy.com

Bagi para tentara Inggris yang ditangkap oleh Jerman, permainan ini menawarkan jalan keluar.
Kamu bisa lihat, penjaga Jerman memperbolehkan tawanan perang Inggris untuk menerima paket perawatan dari organisasi kemanusiaan saat mereka dipenjara.
Km

boredomtherapy.com

Kecerdasan organisasi Inggris MI9 menyusun rencana sederhana dengan memanfaatkan keuntungan ini.

Sebelum pasukan dikirim, mereka akan diberitahu untuk mengirim papan permainan Monopoli dalam paket perawatan.

MI9 kemudian bekerja dengan produsen Monopoli di Inggris, Waddington untuk membuat peta, alat-alat logam kecil, kompas magnetik, dan perlengkapan lainnya yang secara halus tertanam di dalam game yang dikirim ke tentara.

Dirangkum dari laman Boredomtherapy.com, rencana ini dirancang oleh perwira intelijen Inggris, Clayton Hutton.

boredomtherapy.com

Clayton pernah menulis, "tujuanku dari awal adalah membantu mereka melarikan diri. Aku selalu menemukan sistem yang sangat mudah untuk memperkenalkan aneka permainan ke dalam kamp-kamp itu”.

Salah satu trik adalah untuk mencetak peta pada lembar sutra, yang tidak akan terlihat ketika tentara melihatnya.

Ini juga bisa dengan mudah dimasukkan ke dalam kompartemen kecil dan tidak akan larut dalam air.

boredomtherapy.com
Dari hampir 35 ribu tentara Inggris yang lolos dari penjara selama Perang Dunia II, diperkirakan 20 ribu dari mereka menggunakan peta sutra, kompas, dan berbagai macam alat-alat yang mereka temukan di game Monopoli mereka!

Masih ingat kan ada kartu “bebas keluar dari penjara" di permainan Monopoli?

Ternyata ini memberikan bantuan untuk pasukan yang dipenjara dan benar-benar membutuhkan bantuan, guys

Opini:350 indonesia di jajah belanda,atau cuma omong kosong


Shares

Berhentilah berkata bangsa ini pernah dijajah Belanda selama ratusan tahun!


BEBERAPA waktu lalu, saya mengikuti sholat jumat di sebuah masjid dekat Kampus UI. Dalam khotbahnya, beberapa kali sang khatib menyebut bahwa salah satu penyebab umat Islam Indonesia terpuruk adalah karena kita masih belum bisa keluar dari bayang-bayang penjajah yang sudah menguasai bangsa ini selama 350 tahun. Disebut angka itu, tiba-tiba ingatan saya berkunjung ke tahun 1985. Saat itu, saya duduk di kelas 3 Sekolah Dasar, ketika mata pelajaran Pendidikan Sejarah Perjuangan Bangsa (PSPB) pertama kali diluncurkan oleh Pemerintah Orde Baru. Di era itulah saya sering sekali mendengar ungkapan para guru bahwa penjajahan di Indonesia berlangsung selama 350 tahun. Hah 350 tahun? Pikir saya. Alangkah lamanya.

Namun tak ada yang protes dengan angka tersebut. Semua orang (termasuk saya) seolah sudah sepakat bahwa Indonesia memang dijajah dalam kurun waktu sebanyak itu. Hingga pada 1991, saat duduk di bangku kelas 1 SMA, saya membaca perdebatan antara Soe Hok Gie dengan salah seorang dosen sejarahnya.

Soe sangat tidak terima Indonesia dijajah oleh Belanda selama 350 tahun. Mengutip pendapat Profesor G.J. Resink (akademisi UI yang berkebangsaan Belanda), aktivis dan mahasiswa sejarah itu menyebut angka tersebut hanya “dramatisasi politik” Soekarno untuk membakar rakyat Indonesia punya jiwa.

“Dalam kenyataannya, Belanda tak pernah bisa menguasai 100% wilayah Nusantara sampai akhir kekuasaannya,”kata Soe sambil menyebut beberapa pemberontakan rakyat Aceh yang masih berlangsung hingga 1942.

Rahmat Safari, salah seorang teman saya yang sangat menggilai sejarah, bahkan berani menyebut penjajahan Belanda atas Indonesia hanya 4 tahun (1945-1949). Apa sebab? “Sebelum 1945, secara de facto dan de jure, memang Republik Indonesia sudah ada?”katanya malah balik bertanya kepada saya.

Logika historis Rahmat saya pikir-pikir memang ada benarnya juga. Nama Indonesia sendiri baru disebut-sebut di kalangan ilmuwan ketika pada 1850, seorang etnolog berkebangsaan Inggris bernama James Richardson Logan menulis Ethnology of the India Archipelago (dimuat dalam The Journal of Indian Archipelago and East Asian Edisi IV. Dalam waktu yang hampir bersamaan, Adolf Bastian, seorang etnolog Jerman (1826-1905) lantas menulis sebuah buku berjudul Indonesien oder die Inseln des Malayischen Archipel(Indonesia atau Pulau-pulau di Kepulauan Melayu).

Sebelum 1945, wilayah Indonesia memang dikenal sebagai Hindia Belanda.Artinya India punya Belanda.Itu untuk membedakan dengan Hindia Barat atau India yang punya Inggris. Dua nama itu murni hasil kesepakatan antara bangsa penjajah semata. Dan jauh sebelum ada nama Hindia Belanda,kawasan kita lebih dikenal sebagai Nusantara (artinya diantara pulau-pulau).Isinya terdiri dari berbagai bangsa dan kerajaan seperti Sunda, Bali, Gowa, Pajajaran, Melayu, Andalas, Pagaruyung, Mataram, Banten dan lain sebagainya.

Kembali ke soal angka 350. Rupanya, angka tersebut hulu-hulunya keluar dari mulut salah seorang Gubernur Hindia

Gubernur Jenderal De Jonge (tengah) foto: www.-archief.nl)

Belanda. Namanya Bonifacius Cornelis de Jonge (1931-1936). Ceritanya, pada sekitar pertengahan tahun 1930-an, ia memberikan keterangan ke pers bahwa sebuah Hindia Belanda yang merdeka masih jauh dari kenyataan: “Kami sudah ada di sini sejak hampir 350 tahun yang lalu, dan kami akan tetap di sini sampai 300 tahun kemudian,”ujarnya.

Benarkah apa yang dikatakan De Jonge? Kalaupun itu dihitung sejak kedatangan pertama kali armada Belanda pimpinan Cornelis de Houtman pada 22 Juli 1596 atau Jacob van Neck, van Heemskerck, dan van Waerwijck pada 1 Mei 1598 ,saya pikir ia  tidak salah. Tapi bukankah saat pertama kali mereka datang ke Pelabuhan Banten tujuannya hanya berbisnis semata,bukan melakukan penjajahan? Alih-alih menjajah, mereka bahkan terikat kesepakatan dengan Kerajaan Banten dan justru mempersembahkan upeti kepada Sultan Banten.

Harus diingat pula, setelah berdirinya Maskapai Perdagangan Hindia Timur (VOC) pada 1602 tak serta merta urusan “penguasaan” ekonomi dan politik Belanda atas kawasan Nusantara berlangsung mulus. Berbagai perlawanan terjadi ketika Belanda berniat menganeksasi wilayah kerajaan-kerajaan yang ada saat itu.

Muncullah berbagai perang yang terjadi di berbagai di kawasan Nusantara. Di Jawa Barat muncul seorang  Haji Prawatasari yang memimpin secara sporadis perlawanan terhadap VOC (1703-1707), di Sumatera Barat meletus Perang Padri (1821-1837), di Jawa Tengah dan Yogyakarta terjadi Perang Diponegoro (1825-1830), Perang Aceh I (1873-1907), Perang di Jambi (1833-1907), Perang di Lampung (1834-1856), Perang di Lombok (1843-1894), Perang Puputan di Bali (1846-1908), Perang di Kalimantan Selatan dan Kalimantan Tengah (1852-1908), Perlawanan di Sumatra Utara (1872-1904), Perang di Tanah Batak (1878-1907), dan Perang Aceh II (1912-1942).

Praktis hingga 1942, Belanda tidak bisa sepenuhnya menguasai wilayah Nusantara. Di beberapa kawasan seperti Banten, Aceh dan sebagian wilayah Sumatera lainnya, bahkan secara de facto Belanda hanya menguasai kawasan kota semata. Sedangkan kawasan pelosok dan pedalaman, tetap dikendalikan oleh para pejuang lokal. Pendapat tersebut diperkuat oleh sejarawan dari Universitas Padjajaran, Nina Lubis, Menurut Nina, hingga akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, beberapa kerajaan di Bali, dan beberapa kerajaan di Nusa Tenggara Timur, masih mengadakan perjanjian sebagai negara bebas (secara hukum internasional) dengan Belanda.

Jadi masihkan kita  menyebut dengan “takjub” di mimbar-mimbar dan kelas-kelas bahwa kita telah dijajah Belanda selama 350 tahun? Kalau saya sih ogah. (hendijo)

(sumber: arsipindonesia.com

31 March 2017

Artis cantik pernah tampil seksi di majalah pria dewasa



Penampilan wajah dan tubuh menjadi perhatian selebriti wanita Indonesia. Tubuh yang proporsional juga menjadi salah satu kebanggaan dan aset di dunia hiburan. Tak heran, jika para seleb cantik ini sering tampil seksi.

Tak sedikit pula yang mau dan berani tampil sebagai model majalah dewasa. Meski menuai pro kontra namun patut diakui bahwa selebriti ini memang memiliki tubuh yang seksi aduhai.

Berikut 10 artis cantik yang kerap tampil seksi hingga berani muncul di majalah dewasa yang dihimpun 7uplagi dari berbagai sumber.

1. Nikita Mirzani

2. Tina Toon

3. Ayushita

4. Andrea Dian

5. Tiwi

6. Ariel Tatum

7. Widi

8. Gita Sinaga

9. Cinta Laura

10. Sara Wijayanto 

Amerika memiliki hutang 57 ribu ton emas pada Indonesia?



Shares

Inilah perjanjian yang paling menggemparkan dunia. Inilah perjanjian yang menyebabkan terbunuhnya Presiden Amerika Serikat, John Fitzgerald Kennedy (JFK) 22 November 1963. Inilah perjanjian yang kemudian menjadi pemicu dijatuhkannya Bung Karno dari kursi kepresidenan oleh jaringan CIA yang menggunakan ambisi Soeharto. Dan inilah perjanjian yang hingga kini tetap menjadi misteri terbesar dalam sejarah ummat manusia.

Perjanjian “The Green Hilton Memorial Agreement” di Geneva (Swiss) pada 14 November 1963

Dan, inilah perjanjian yang sering membuat sibuk setiap siapapun yang menjadi Presiden RI. Dan, inilah perjanjian yang membuat sebagian orang tergila-gila menebar uang untuk mendapatkan secuil dari harta ini yang kemudian dikenal sebagai “salah satu” harta Amanah Rakyat dan Bangsa Indonesia. Inilah perjanjian yang oleh masyarakat dunia sebagai Harta Abadi Ummat Manusia. Inilah kemudian yang menjadi sasaran kerja tim rahasia Soeharto menyiksa Soebandrio dkk agar buka mulut. Inilah perjanjian yang membuat Megawati ketika menjadi Presiden RI menagih janji ke Swiss tetapi tidak bisa juga. Padahal Megawati sudah menyampaikan bahwa ia adalah Presiden RI dan ia adalah Putri Bung Karno. Tetapi tetap tidak bisa. Inilah kemudian membuat SBY kemudian membentuk tim rahasia untuk melacak harta ini yang kemudian juga tetap mandul. Semua pihak repot dibuat oleh perjnajian ini.

Perjanjian itu bernama “Green Hilton Memorial Agreement Geneva”. Akta termahal di dunia ini diteken oleh John F Kennedy selaku Presiden AS, Ir Soekarno selaku Presiden RI dan William Vouker yang mewakili Swiss. Perjanjian segitiga ini dilakukan di Hotel Hilton Geneva pada 14 November 1963 sebagai kelanjutan dari MOU yang dilakukan tahun 1961. Intinya adalah, Pemerintahan AS mengakui keberadaan emas batangan senilai lebih dari 57 ribu ton emas murni yang terdiri dari 17 paket emas dan pihak Indonesia menerima batangan emas itu menjadi kolateral bagi dunia keuangan AS yang operasionalisasinya dilakukan oleh Pemerintahan Swiss melalui United Bank of Switzerland (UBS).

Pada dokumen lain yang tidak dipublikasi disebutkan, atas penggunaan kolateral tersebut AS harus membayar fee sebesar 2,5% setahun kepada Indonesia. Hanya saja, ketakutan akan muncul pemimpinan yang korup di Indonesia, maka pembayaran fee tersebut tidak bersifat terbuka. Artinya hak kewenangan pencairan fee tersebut tidak berada pada Presiden RI siapa pun, tetapi ada pada sistem perbankkan yang sudah dibuat sedemikian rupa, sehingga pencairannya bukan hal mudah, termasuk bagi Presiden AS sendiri.

Account khusus ini dibuat untuk menampung aset tersebut yang hingga kini tidak ada yang tahu keberadaannya kecuali John F Kennedy dan Soekarno sendiri. Sayangnya sebelum Soekarno mangkat, ia belum sempat memberikan mandat pencairannya kepada siapa pun di tanah air. Malah jika ada yang mengaku bahwa dialah yang dipercaya Bung Karno untuk mencairkan harta, maka dijamin orang tersebut bohong, kecuali ada tanda-tanda khusus berupa dokumen penting yang tidak tahu siapa yang menyimpan hingga kini.

Menurut sebuah sumber di Vatikan, ketika Presiden AS menyampaikan niat tersebut kepada Vatikan, Paus sempat bertanya apakah Indonesia telah menyetujuinya.

Kabarnya, AS hanya memanfaatkan fakta MOU antara negara G-20 di Inggris dimana Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) ikut menanda tangani suatu kesepakatan untuk memberikan otoritas kepada keuangan dunia IMF dan World Bank untuk mencari sumber pendanaan alternatif. Konon kabarnya, Vatikan berpesan agar Indonesia diberi bantuan. Mungkin bantuan IMF sebesar USD 2,7 milyar dalam fasilitas SDR (Special Drawing Rights) kepada Indonesia pertengahan tahun lalu merupakan realisasi dari kesepakatan ini, sehingga ada isyu yang berkembang bahwa bantuan tersebut tidak perlu dikembalikan.

Oleh Bank Indonesia memang bantuan IMF sebesar itu dipergunakan untuk memperkuat cadangan devisa negara. Kalau benar itu, maka betapa nistanya rakyat Indonesia. Kalau benar itu terjadi betapa bodohnya Pemerintahan kita dalam masalah ini. Kalau ini benar terjadi betapa tak berdayanya bangsa ini, hanya kebagian USD 2,7 milyar. Padahal harta tersebut berharga ribuan trilyun dollar Amerika.

Aset itu bukan aset gratis peninggalan sejarah, aset tersebut merupakan hasil kerja keras nenek moyang kita di era masa keemasan kerajaan di Indonesia.

Asal Mula Perjanjian “Green Hilton Memorial Agreement”

Setelah masa perang dunia berakhir, negara-negara timur dan barat yang terlibat perang mulai membangun kembali infrastrukturnya. Akan tetapi, dampak yang telah diberikan oleh perang tersebut bukan secara materi saja tetapi juga secara psikologis luar biasa besarnya. Pergolakan sosial dan keagamaan terjadi dimana-mana. Orang-orang ketakutan perang ini akan terjadi lagi. Pemerintah negara-negara barat yang banyak terlibat pada perang dunia berusaha menenangkan rakyatnya, dengan mengatakan bahwa rakyat akan segera memasuki era industri dan teknologi yang lebih baik. Para bankir Yahudi mengetahui bahwa negara-negara timur di Asia masih banyak menyimpan cadangan emas. Emas tersebut akan di jadikan sebagai kolateral untuk mencetak uang yang lebih banyak yang akan digunakan untuk mengembangkan industri serta menguasai teknologi. Karena teknologi Informasi sedang menanti di zaman akan datang.

Sesepuh Mason yang bekerja di Federal Reserve (Bank Sentral di Amerika) bersama bankir-bankir dari Bank of International Settlements / BIS (Pusat Bank Sentral dari seluruh Bank Sentral di Dunia) mengunjungi Indonesia. Melalui pertemuan dengan Presiden Soekarno, mereka mengatakan bahwa atas nama kemanusiaan dan pencegahan terjadinya kembali perang dunia yang baru saja terjadi dan menghancurkan semua negara yang terlibat, setiap negara harus mencapai kesepakatan untuk mendayagunakan kolateral Emas yang dimiliki oleh setiap negara untuk program-program kemanusiaan. Dan semua negara menyetujui hal tersebut, termasuk Indonesia. Akhirnya terjadilah kesepakatan bahwa emas-emas milik negara-negara timur (Asia) akan diserahkan kepada Federal Reserve untuk dikelola dalam program-program kemanusiaan. Sebagai pertukarannya, negara-negara Asia tersebut menerima Obligasi dan Sertifikat Emas sebagai tanda kepemilikan. Beberapa negara yang terlibat diantaranya Indonesia, Cina dan Philippina. Pada masa itu, pengaruh Soekarno sebagai pemimpin dunia timur sangat besar, hingga Amerika merasa khawatir ketika Soekarno begitu dekat dengan Moskow dan Beijing yang notabene adalah musuh Amerika.

Namun beberapa tahun kemudian, Soekarno mulai menyadari bahwa kesepakatan antara negara-negara timur dengan barat (Bankir-Bankir Yahudi dan lembaga keuangan dunia) tidak di jalankan sebagaimana mestinya. Soekarno mencium persekongkolan busuk yang dilakukan para Bankir Yahudi tersebut yang merupakan bagian dari Freemasonry.

Tidak ada program-program kemanusiaan yang dijalankan mengunakan kolateral tersebut. Soekarno protes keras dan segera menyadari negara-negara timur telah di tipu oleh Bankir International.

Akhirnya Pada tahun 1963, Soekarno membatalkan perjanjian dengan para Bankir Yahudi tersebut dan mengalihkan hak kelola emas-emas tersebut kepada Presiden Amerika Serikat John F.Kennedy (JFK). Ketika itu Amerika sedang terjerat utang besar-besaran setelah terlibat dalam perang dunia. Presiden JFK menginginkan negara mencetak uang tanpa utang.

Karena kekuasaan dan tanggung jawab Federal Reserve bukan pada pemerintah Amerika melainkan di kuasai oleh swasta yang notabene nya bankir Yahudi. Jadi apabila pemerintah Amerika ingin mencetak uang, maka pemerintah harus meminjam kepada para bankir yahudi tersebut dengan bunga yang tinggi sebagai kolateral. Pemerintah Amerika kemudian melobi Presiden Soekarno agar emas-emas yang tadinya dijadikan kolateral oleh bankir Yahudi di alihkan ke Amerika. Presiden Kennedy bersedia meyakinkan Soekarno untuk membayar bunga 2,5% per tahun dari nilai emas yang digunakan dan mulai berlaku 2 tahun setelah perjanjian ditandatangani. Setelah dilakukan MOU sebagai tanda persetujuan, maka dibentuklah Green Hilton Memorial Agreement di Jenewa (Swiss) yang ditandatangani Soekarno dan John F.Kennedy. Melalui perjanjian itu pemerintah Amerika mengakui Emas batangan milik bangsa Indonesia sebesar lebih dari 57.000 ton dalam kemasan 17 Paket emas.

Melalui perjanjian ini Soekarno sebagai pemegang mandat terpercaya akan melakukan reposisi terhadap kolateral emas tersebut, kemudian digunakan ke dalam sistem perbankan untuk menciptakan Fractional Reserve Banking terhadap dolar Amerika. Perjanjian ini difasilitasi oleh Threepartheid Gold Commision dan melalui perjanjian ini pula kekuasaan terhadap emas tersebut berpindah tangan ke pemerintah Amerika. Dari kesepakatan tersebut, dikeluarkanlah Executive Order bernomor 11110, di tandatangani oleh Presiden JFKyang memberi kuasa penuh kepada Departemen Keuangan untuk mengambil alih hak menerbitkan mata uang dari Federal Reserve. Apa yang pernah di lakukan oleh Franklin, Lincoln, dan beberapa presiden lainnya, agar Amerika terlepas dari belenggu sistem kredit bankir Yahudi juga diterapkan oleh presiden JFK. salah satu kuasa yang diberikan kepada Departemen keuangan adalah menerbitkan sertifikat uang perak atas koin perak sehingga pemerintah bisa menerbitkan dolar tanpa utang lagi kepada Bank Sentral (Federal Reserve)

Tidak lama berselang setelah penandatanganan Green Hilton Memorial Agreement tersebut, presiden Kennedy di tembak mati oleh Lee Harvey Oswald. Setelah kematian Kennedy, tangan-tangan gelap bankir Yahudi memindahkan kolateral emas tersebut ke International Collateral Combined Accounts for Global Debt Facility di bawah pengawasan OITC (The Office of International Treasury Control) yang semuanya dikuasai oleh bankir Yahudi. Perjanjian itu juga tidak pernah efektif, hingga saat Soekarno ditumbangkan oleh gerakan Orde baru yang didalangi oleh CIA yang kemudian mengangkat Soeharto sebagai Presiden Republik Indonesia. Sampai pada saat Soekarno jatuh sakit dan tidak lagi mengurus aset-aset tersebut hingga meninggal dunia. Satu-satunya warisan yang ditinggalkan, yang berkaitan dengan Green Hilton Memorial Agreement tersebut adalah sebuah buku bersandi yang menyembunyikan ratusan akun dan sub-akun yang digunakan untuk menyimpan emas, yang terproteksi oleh sistem rahasia di Federal Reserve bernama The Black screen. Buku itu disebut Buku Maklumat atau The Book of codes. Buku tersebut banyak di buru oleh kalangan Lembaga Keuangan Dunia, Para sesepuh Mason, para petinggi politik Amerika dan Inteligen serta yang lainnya. Keberadaan buku tersebut mengancam eksistensi Lembaga keuangan barat yang berjaya selama ini.

Sampai hari ini, tidak satu rupiah pun dari bunga dan nilai pokok aset tersebut dibayarkan pada rakyat Indonesia melalui pemerintah, sesuai perjanjian yang disepakati antara JFK dan Presiden Soekarno melalui Green Hilton Agreement.

Padahal mereka telah menggunakan emas milik Indonesia sebagai kolateral dalam mencetak setiap dollar.

Hal yang sama terjadi pada bangsa China dan Filipina. Karena itulah pada awal tahun 2000-an China mulai menggugat di pengadilan Distrik New York. Gugatan yang bernilai triliunan dollar Amerika Serikat ini telah mengguncang lembaga-lembaga keuangan di Amerika dan Eropa. Namun gugatan tersebut sudah lebih dari satu dasawarsa dan belum menunjukkan hasilnya. Memang gugatan tersebut tidaklah mudah, dibutuhkan kesabaran yang tinggi, karena bukan saja berhadapan dengan negara besar seperti Amerika, tetapi juga berhadapan dengan kepentingan Yahudi bahkan kabarnya ada kepentingan dengan Vatikan. Akankah Pemerintah Indonesia mengikuti langkah pemerintah Cina yang menggugat atas hak-hak emas rakyat Indonesia yang bernilai ribuan trilyun Dollar. (sumber: lintasgaul.blogspot.com

Doa Menyembelih Ayam

Doa Menyembelih Ayam